SMP PGRI 1 BUDURAN

Jl. Siwalanpanji No.3 Telp. 031-8961321 Sidoarjo Email: smppgri1sidoarjo79@gmail.com

BERANDA VISI & MISI UNGGULAN P T K MAPEL SERBA-SERBI UJIAN ONLINE

 

 

PENGUMUMAN

AGENDA

ARTIKEL PENA

DOKUMENTASI

TUGAS SISWA

NILAI SISWA

 

  Statistik Pengunjung :

  counter widget

  Bagikan Ke Teman

 
 

 

Artikel Bapak Ibu Guru :

 

MATEMATIKA ITU ASYIIKKK…!!!

Oleh: Dya Miratussholihah, S.Pd

Guru Matematika SMP PGRI 1 Buduran

 

Matematika merupakan salah satu cabang ilmu pendidikan yang dinilai  sulit oleh sebagian peserta didik. Bagi mereka, matematika bagaikan sebuah momok yang begitu menakutkan. Rasa takut atau phobia matematika sebenarnya cukup umum terjadi. Kecemasan terhadap matematika memunculkan rasa takut dari beberapa tipe. Seperti rasa takut tidak bisa mengerjakan, rasa takut jika jawaban yang didapatkan salah. Kenapa demikian? Anggapan matematika sulit bisa jadi metode pembelajarannya yang membuat peserta didik susah memahami pelajaran ini dan media yang digunakan pun terbatas. Banyak cara yang bisa digunakan untuk mengubah mindset peserta didik terhadap matematika yang sulit menjadi matematika yang mudah dan menyenangkan.

 

Di SMP PGRI 1 Buduran, khususnya guru matematika telah menggunakan beberapa media yang menarik minat peserta didik dalam belajar matematika. Contohnya di kelas VII dalam salah satu  sub materi operasi bentuk aljabar yaitu penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar. Pada sub materi ini peserta didik kesulitan mengoperasikan sesuatu yang bersifat abstrak. Salah satu cara untuk menjadikan materi ini mudah dan menyenangkan adalah dengan menggunakan media gelas aqua. Dimana ada gelas aqua X dan gelas aqua Y. Ketika X dan Y bernilai negative, maka posisi akan berbeda/terbalik. Dengan menggunakan media gelas aqua tersebut peserta didik sangat antusias untuk mencoba mempraktikkan di depan. Selain itu, untuk latihan soal ada beberapa kartu yang terdiri dari suku satu. Peserta didik dituntut memilih 3 kartu yang dapat disusun menjadi suku tiga dan kartu yang dipilih itu akan menjadi soal untuk peserta didik tersebut. Di sisi lain, pada salah satu materi kelas VIII yaitu sistem koordinat, terkadang peserta didik masih kesulitan untuk menentukan posisi titik pada bidang Kartesius. Maka dari itu, untuk bisa memudahkan peserta didik memahaminya dengan mengajak peserta didik secara langsung mempraktikkan menggunakan media lantai. Dimana setiap ubin berjarak 1 satuan. Peserta didik akan mencari posisinya sesuai dengan titik koordinat yang sudah ditentukan. Dari beberapa contoh pembelajaran tersebut peserta didik akan merasa belajar sambil bermain. Sehingga, mindset peserta didik terhadap matematika yang menakutkan dan sulit menjadi matematika yang mudah dan mengasyikkan.

Adapun beberapa tips mengatasi rasa takut peserta didik terhadap matematika dengan membentuk enam sikap diri sebagai pembelajar antara lain:

1.     Sikap positif akan membantu.

2.    Ajukan pertanyaan, menentukan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika. Jangan puas dengan sesuatu yang kurang selama pembelajaran. Mintalah ilustrasi yang jelas atau demonstrasi atau simulasi.

3.    Praktik atau latihan soal secara teratur, terutama bila anda sedang mengalami kesulitan pada konsep tertentu.

4.     Meminta bantuan tutor atau belajar kelompok.

5.     Jangan hanya membaca catatan akan tetapi membutuhkan latihan rutin.

6.    Jadilah gigih dan tidak lebih menekankan kenyataan bahwa kita semua membuat kesalahan. Ingat, beberapa pembelajaran yang paling kuat berasal dari membuat kesalahan. ***

 

<< Kembali