SMP PGRI 1 BUDURAN

Jl. Siwalanpanji No.3 Telp. 031-8961321 Sidoarjo Email: smppgri1sidoarjo79@gmail.com

BERANDA VISI & MISI UNGGULAN P T K MAPEL SERBA-SERBI UJIAN ONLINE

 

 

PENGUMUMAN

AGENDA

ARTIKEL PENA

DOKUMENTASI

TUGAS SISWA

NILAI SISWA

 

  Statistik Pengunjung :

  counter widget

  Bagikan Ke Teman

 
 

 

Artikel Bapak Ibu Guru :

 

Bahaya Minum Sambil Berdiri

Oleh: Muklas Safi’i Putra, S.Pd

(Guru Penjaskesor SMP PGRI 1 Buduran)

 

Makan dan minum adalah kebutuhan pokok manusia. Setiap hari kita makan dan minum supaya mempunyai energi untuk beraktivitas. Tanpa disadari, minum sambil berdiri sering dilakukan oleh banyak orang. Mungkin termasuk kita juga.

Terburu-buru bisa menjadi salah satu faktor penyebabnya. Selain itu, di beberapa kesempatan, seperti di pesta, tempat hiburan, atau saat berolahraga, kita terpaksa minum sambil berdiri. Ternyata, minum sambil berdiri bukan hanya tidak dianjurkan oleh ajaran agama dan etika, tapi juga berdampak buruk bagi kesehatan. Pasalnya, dalam tubuh manusia terdapat jaringan penyaring atau filter yang disebut sfringer, yakni kumpulan serabut otot berbentuk seperti cincin yang bekerja untuk membuka dan menutup jalur alamiah pada tubuh. Banyak dari kita yang mempunyai kebiasaan makan atau minum sambil berdiri.

Dengan demikian, wajib mengerti tata cara dalam makan dan minum yang benar. Tujuannya agar apa yang kita konsumsi tidak terbuang sia-sia. Air minum yang masuk dengan cara minum sambil duduk akan disaring oleh sfringer.

Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka  dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal. Jika kita minum sambil berdiri, air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju ke kandung kemih.

Ketika langsung menuju kandung kemih, maka yang terjadi pengendapan di saluran ureter .Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Hal ini bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal, salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. ***

 

 

<< Kembali