SMP PGRI 1 BUDURAN

Jl. Siwalanpanji No.3 Telp. 031-8961321 Sidoarjo Email: smppgri1sidoarjo79@gmail.com

BERANDA VISI & MISI UNGGULAN P T K MAPEL SERBA-SERBI UJIAN ONLINE

 

 

PENGUMUMAN

AGENDA

ARTIKEL PENA

DOKUMENTASI

TUGAS SISWA

NILAI SISWA


 

Berita Terpoluler

 

Alhamdulillah

Ananda Raihan Febriantoro dulu dari kelas 9D, dan sekarang alhamdulillah bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya dan diterima di SMAN 1 Sidoarjo, Raihan adalah satu dari 108 siswa SMP PGRI 1 Buduran yang diterima di SMA dan SMK Negeri di Sidoarjo, keberhasilan Raihan dan kawan-kawan adalah diawali dari aktif di semua kegiatan yang diadakan oleh SMP PGRI 1 Buduran, misalnya pramuka, kegiatan osis, kegiatan seni, yang dibimbing oleh Dra.Liliek Tri Utami, sehingga bisa membuakan hasil yang gemilang. Ini adalah satu contoh alumni yang mengharumkan SMP PGRI 1 buduran. Semoga bisa dibuat motivasi untuk adik-adik penerusnya. Prestasi yang pernah diraih ananda Raihan adalah: Juara 1 PPGD, juara 2 jingle, juara 1 olah raga tradisional, juara 1 jurnalistik.

Tes Pidato Calon Ketua OSIS

Ada yang menarik pada upacara bendera peserta didik kelas 7 SMP PGRI 1 Buduran, Senin pagi, 28 Agustus 2017.
Meski upacara berakhir, peserta upacara tidak dibubarkan. Namun diminta menjadi audien tes pidato calon Ketua OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) SMP PGRI 1 Buduran.
"Tes pidato ini diikuti oleh 8 calon Ketua OSIS. Mereka diminta menyampaikan visi dan misi sebagai kandidat,"kata Kaur Kesiswaan SMP PGRI 1 Buduran, Dra. Liliek Tri Utami.
Kepala SMP PGRI 1 Buduran, Drs. H. Abdul Sjukur, MM menambahkan, bahwa dengan menampilkan kandidat Ketua OSIS diharapkan bisa melatih peserta didik untuk terbiasa pidato. Khususnya bagaimana belajar menyampaikan pesan dengan baik dan benar sesuai retorika.
Satu per satu kandidat Ketua OSIS pun tampil berpidato menyampaikan visi dan misi serta program sebagai calon Ketua OSIS. Mereka dinilai oleh tim penilai: Dra. Eva Wahyuda, M.Pd dan Drs. Koesmoko.
Kedelapan calon Ketua OSIS SMP PGRI 1 Buduran sbb:
1. Adam Bagus Rizki, kelas 8 A.
2. Usthu Fania Hamim, kelas 8 B.
3. Forizta Afrianda Setya Wulandari, kelas 8 C.
4. One Wahyu, kelas 8 C.
5. Yanufa Indah, kelas 8 C.
6. Erika Fatmawati, kelas 8 D.
7. Ahmad Narayan, kelas 8 D.
8. Mohammad Danang Kurniawan, kelas 8 I.
Setelah tes pidato, para kandidat pun berbaur dengan para calon pengurus OSIS yang baru. Mereka mendapatkan pencerahan tentang keorganisasian, pembinaan mental dan karakter, serta budi pekerti/kepribadian di Aula Pandan Wangi SMP PGRI 1 Buduran.
Dengan sangat antusias sebanyak 75 calon pengurus OSIS mendapatkan pemantapan dari Dra. Liliek Tri Utami; Indrajayanti Ratnaningsih, S.Si; Ayu Rahmawati, S.Pd; Dra. Eva Wahyuda, M.Pd; dan Drs. Koesmoko.
(Humas SMP PGRI 1 Buduran)
Work Shop Manajemen Pendidikan Inklusif SMP PGRI 1 Buduran
PELOPOR PENYELENGGARA PENDIDIKAN INKLUSIF

SMP PGRI 1 Buduran secara mandiri menyelenggarakan Work Shop Manajemen Pendidikan Inklusif. Yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Tirto Adi, M.Pd mewakili Kepala Dinas, Rabu, 23 Agustus 2017.
Hadir juga pada pembukaan tersebut Kepala SMP PGRI 1 Buduran Drs. H. Abdul Sjukur, MM; Ketua Panitia Dra. Eva Wahyuda, M.Pd; dan para guru peserta pelatihan.
Kepala SMP PGRI 1 Buduran, Drs. H. Abdul Sjukur, MM menyebutkan, work shop tersebut wajib diikuti oleh para guru/pendidik dan tenaga kependidikan. Dengan harapan semuanya bisa memberikan layanan terbaik kepada peserta didik ABK (Anak Berkebutuhan Khusus).
"Tenaga tata usaha dan pustakawan pun harus melayani anak ABK dengan baik dan benar. Semua instrukturnya dari Tim Pokja Inklusif Provinsi Jatim,"katanya.
Ketua Panitia Dra. Eva Wahyuda, MM melaporkan, work shop dilaksanakan selama 4 hari, tanggal 23 - 26 Agustus 2017. Diikuti oleh sebanyak 50 orang pendidik dan tenaga kependidikan SMP PGRI 1 Buduran, ditambah 4 orang pendidik SMP PGRI 4 Waru.
"Pelatihan secara mandiri ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada peserta didik ABK. Khususnya terkait dengan keberadaan SMP PGRI 1 Buduran sebagai sekolah inklusif,"ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Tirto Adi, M.Pd dalam sambutannya mengutarakan, pihaknya mengapresiasi SMP PGRI 1 Buduran yang menjadi pelopor penyelenggara pendidikan inklusif.
"Saya berharap work shop ini meningkatkan kompetensi profesional dan paedagogik. Khususnya untuk melayani ABK,"katanya.
Menurutnya, paradigma ABK perlu diluruskan. Sebab, ada yang 10 di bawah rata-rata, yakni slow learner, dan ada yang 10 persen di atas rata-rata, yakni CIBI (Cerdas Istimewa Berbakat Istimewa). "Kalau di luar negeri, khususnya Australia semua sekolah sudah inklusif,"ujarnya.

Adapun materi work shop sebagai berikut: Manajemen Pendidikan Inklusif dan Program Pendidikan Inklusif (Dr. Aksan Romadlon Juaidi, M.Pd); Assesment dan Identifikasi PDBK (Trima Wahyu Mulyo Basuki, M.Pd); Praktik Penyusunan Profik PDBK (Moch. Ilyas, M.Pd); Praktik Penyusunan PPI PDBK (Triworo Parniningrum, M.Pd); Kurikulum Modifikasi (Gufron, M.Pd); Praktik Penyusunan Kurikulum Modifikasi (M. Mudjiono, S.Pd); Presentasi Kurikulum Modifikasi PDBK. (Humas SMP PGRI 1 Buduran)

Tampilkan Para Juara 1 Cabang Seni Lomba HUT ke-72 Kemerdekaan RI
SMP PGRI 1 BUDURAN KEMBANGKAN BAKAT & MINAT PESERTA DIDIK

Motto "tampil beda dan paling bisa" dibuktikan oleh SMP PGRI 1 Buduran pada penutupan acara lomba HUT ke-72 Kemerdekaan RI di Aula Pandan Wangi, Selasa, 22 Agustus 2017.
Acara penutupan tersebut, bukan hanya diisi dengan pembagian hadiah kepada para juara pemenang lomba setiap cabang. Yang cukup spektakuler adalah menampilkan seluruh juara 1 cabang seni untuk menunjukkan kemampuannya.
Yakni cabang lomba: menyanyi lagu keroncong perjuangan, tetembangan, membaca puisi perjuangan, membaca geguritan perjuangan, story telling, mendongeng berbahasa Jawa, paduan suara, musikalisasi puisi, drama cerita rakyat, drama tema sekolah, dan drama berbahasa Jawa.
Kepala SMP PGRI 1 Buduran, Drs. H. Abdul Sjukur, MM menyebutkan, dengan menampilkan para juara 1 cabang seni ini dimaksudkan untuk mengembangkan bakat dan minat peserta didik. Juga sebagai evaluasi proses dan hasil lomba. "Kita coba kemampuan mereka sebagai juara 1,"ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Drs. Koesmoko mengatakan, dengan acara tersebut menunjukkan bahwa SMP PGRI 1 Buduran sangat peduli dengan pengembangan potensi peserta didik. "Kepala Sekolah sudah memfasilitasi peserta didik untuk tumbuh kembang dengan optimal,"ujarnya. (Humas SMP PGRI 1 Buduran)

JADI PILOT PROJECT JATIM

SMP PGRI 1 Buduran Dukung Komunitas Museum


Secara khusus SMP PGRI 1 Buduran diundang oleh Kepala UPT Museum Negeri Mpu Tantular, Drs. Edi Irianto, MM untuk mendukung Komunitas Museum, Sabtu malam, 12 Agustus 2017.
Pada acara tersebut SMP PGRI 1 Buduran diwakili oleh Dra. Luluk Koerniati, guru SBK dan Drs. Koesmoko, guru Bahasa Jawa. Diikuti oleh belasan peserta didik dan alumni SMP PGRI 1 Buduran.
Pada malam hari itu berkumpul menjadi satu komunitas macapat, wayang kulit; campursari, ludruk, reog, geguritan, budaya adat, tari, dsb.
Pada kesempatan itu dilakukan pengukuhan pengurus Paguyuban Budaya Jawi Jenggala Manik.
"Saya mengucapkan terima kasih khusus kepada SMP PGRI 1 Buduran yang telah banyak mendukung acara Museum Mpu Tantular. Semoga kerjasamanya bisa terus ditingkatkan. Ini bisa menjadi pilot project bagi Museum Mpu Tantular dan sekolah yang lain di Jatim,"kata Drs. Edi Irianto, MM.
Sementara itu, 2 orang alumni SMP PGRI 1 Buduran, Nafa Amalia dan Himawan Ubaidillah tampil nembang campursari "Suket Teki" dan macapat Pocung. (Humas SMP PGRI 1 Buduran)

INGATKAN MENGAJI DAN SHOLAT

Pengajian Keliling SMP PGRI 1 Buduran


Pengeling (Pengajian Keliling) SMP PGRI 1 Buduran kelas 9I dan 9D dilaksanakan pada hari Sabtu sore, 19 Agustus 2017.
Pengajian keliling kelas 9I dilaksanakan di rumah Lusiya, Jl. Mbah Ukir 1 Sidoarjo. Dengan narasumber Ustad Abdul Basir, S.Ag.
Adapun pengajian keliling kelas 9D dilaksanakan di rumah Wildanum. Dengan narasumber Ustadzah Murfa Azizah, S.Sos.I.
Kepada peserta didik, narasumber mengingatkan akan kewajiban untuk mengaji dan sholat 5 waktu.
Dua amalan tadi menjadi sarana untuk meningkatkan derajat dan martabat manusia di dunia dan akhirat. (Humas SMP PGRI 1 Buduran)

SMP PGRI 1 Buduran Terima Anugerah "Learning In 21th Century With Technology"


Memulai tahun pelajaran 2017/2018, SMP PGRI 1 Buduran bekerja sama dengan lembaga Ruang Guru menyelenggarakan sosialisasi metode belajar online di Aula Pandan Wangi, Senin, 14 Agustus 2017.
Pada kesempatan itu pula, SMP PGRI 1 Buduran menerima Anugerah "Learning In 21th Century With Technology" dari lembaga Ruang Guru. Diserahkan oleh Andreano Rinaldi Sitinjak, Education Consultant & Sales Field Senior Lead Ruang Guru kepada H. Indra Atma Nugraha, staf IT SMP PGRI 1 Buduran.
Program ini merupakan serangkaian kegiatan talkshow dan lomba. Bertujuan untuk menambah pengetahuan peserta didik dan memperkenalkan metode belajar online yang efektif.
Program ini juga dikemas dengan cara yang menarik dan mudah diikuti oleh peserta didik. Sebab pengerjaan try out dilakukan melalui smartphone.
Kegiatan ini dibagi 2 sesi, yaitu talkshow dan try out online. Bertema "Kenali Caramu, Tentukan Tujuanmu, Caoai Impianmu". Materi talkshow mengenalkan metode belajar online yang efektif. Sedangkan try out dilaksanakan melalui aplikasi Ruang Guru. Konten soal disesuaikan dengan materi pelajaran. (Humas SMP PGRI 1 Buduran)

GOTONG-ROYONG SEBAGAI PEREKAT BANGSA

Upacara Peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI

Ada pesan khusus yang disampaikan pembina upacara Peringatan HUT ke-72 RI di SMP PGRI 1 Buduran, Indrajayanti Ratnaningsih, S.Si, Kamis, 17 Agustus 2017.
Wakil Kepala SMP PGRI 1 Buduran itu menjelaskan tema "72 Tahun Indonedia Kerja Bersama" yang diusung pemerintah.
Disebutkan, bahwa gotong-royong adalah akar dari kebudayaan Indonesia yang merupakan wujud harmoni kebersamaan. Gotong royong yang sudah menjadi perekat sosial paling efektif tanpa memandang ras, suku, dan agama untuk mencapai tujuan yang luhur.
"Kebersamaan sebagai semangat perayaan 72 tahun Indonesia. Esensinya sekaligus sebagai ajakan kepada segenap masyarakat Indonesia. Semangat untuk merangkul dan mengedepankan asas kebersamaan,"ujarnya.
Ditandaskan, melalui semboyan ini masyarakat diingatkan untuk kembali bersama-sama bersatu dalam perbedaan dan melanjutkan perjuangan menjadi bangsa yang terhormat.
Di akhir amanatnya, Indrajayanti Ratnaningsih mengingat kepada peserta didik untuk selalu belajar tentang pelajaran dan budi pekerti.
"Jangan sampai terpengaruh narkoba dan pergaulan bebas. Harus bisa menjadi generasi muda penerus bangsa dan negara,"katanya. (Humas SMP PGRI 1 Buduran)

 

PEMBACAAN SURAT YASIN DAN SHOLAWAT NARIYAH

Peserta didik SMP PGRI 1 Buduran membaca Surat Yasin dan Sholawat Nariyah secara bersama-sama seminggu sekali.

Hal ini dimaksudkan untuk membekali ketaqwaan dan mempertebal keimanan peserta didik. Sehingga peserta didik dapat membedakan antara perbuatan yang baik dan berbuatan yang tercela. Tidak hanya dibekali dengan ilmu pengetahuan saja tetapi juga di imbangi dengan ilmu agama yang kuat.

 

TAMPIL DI GRAHADI DAN JUARA JINGGEL

Kado Prestasi Pramuka Pangkalan SMP PGRI 1 Buduran

Alhamdulillah, pada peringatan ke-56 Hari Pramuka, Pangkalan SMP PGRI 1 Buduran mendapatkan kado istimewa. Yakni prestasi yang sungguh membanggakan.
Pertama, 2 orang penggalang hasil binaan Pangkalan SMP PGRI 1 Buduran terpilih menjadi anggota tim 5.000 penggalang yang bermain gitar di Gedung Negara Grahadi Pemprov Jatim pada peringatan Hari Pramuka.
Kedua penggalang itu adalah Ebenhaezer Edhi Zatma dan Arnansyah Ajie Pradana Putra. Mereka menjalani karantina di Kwarda Jatim sebelum tampil.
Kedua, penggalang Pangkalan SMP PGRI 1 Buduran menjai Juara 3 Lomba Jinggel Regu Putra di tingkat Kwarcab Sidoarjo.
Dalam acara Penggalang BERAKSI Gerakan Pramuka Kwarcab Sidoarjo 2017 ini, mereka dikawal olek Kak Dra. Liliek Tri Utami dan Kak Lukman Hakim, S.Pd.
Lomba yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 Agustus 2017 di Tanjungpuri ini diikuti oleh sekitar 20 regu peserta.
Juara 1 Regu Pangkalan SMPN 2 Sidoarjo, Juara 2 Regu Pangkalan SMPN 1 Sukodono, dan Juara 3 Regu Pangkalan SMP PGRI 1 Buduran.
.... Selengkapnya>>

PEMBELAJARAN ONLINE

Peserta didik kelas 9 SMP PGRI 1 Buduran mendapatkan sosialisasi "Learning In 21th Century With Technology" dari lembaga Ruang Guru di Aula Pandan Wangi, Senin, 14 Agustus 2017.

Bentuk kerjasama yang saling melengkapi, dimana memadukan antara pembelajaran yang sudah diterapkan oleh SMP PGRI 1 Buduran sejak Oktober 2014 hingga saat ini.

Siswa bisa memanfaatkan media pembelajaran dari ruangguru.com guna melengkapi dan menambah wawasan pengetahuan dan sekaligus bisa mengukur tingkat pemahaman dari mata pelajaran yang diajarkan melalui mini tes online mereka, sehingga anak anak bisa sesegera mengetahui keberhasilan belajarnya.

Pembentukan Karakter Anak Bangsa

LDKS NEW IMAGES bekerja sama dengan suara sidoarjo mengadakan seminar pembentukan karakter anak bangsa, selasa 15 Agustus 2017 di aula dinas pendidikan kabupaten sidoarjo. Acara dibuka oleh bapak kepala dinas pendidikan sidoarjo bapak mustain baladan. Acara dihadiri oleh perwakilan siswa smp, sma, smk, guru, praktisi pendidikan salah satunya siswa siswi SMP PGRI 1 Buduran. Acara yg disuguhkan menarik dan inovatif. Penyaji materi bapak yosi menyajikan tentang pentingkan pembentukan karakter pada anak2 khususnya generasi muda di masa sekarang.

 

<<Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Next>>


 

 

 

 

  Catatan Bapak Ibu Guru :

 

 > Indra Atma

  • Tekun mencoba tanpa takut gagal

 > Drs. Koesmoko

  • Kesederhanaan dan keunikan dalam menulis, tetapi layak jual

 >